Lamaran kerja bisa tersisih bukan karena kandidat tidak mampu, tetapi karena kesalahan kecil yang sebenarnya bisa dihindari. Perekrut yang menerima banyak lamaran sering menggunakan detail-detail ini sebagai saringan awal.
Kenali kesalahan umum berikut agar lamaranmu tampil lebih profesional dan punya peluang lebih besar untuk dilirik.
Mengirim Lamaran Massal Tanpa Penyesuaian
Mengirim CV dan surat yang sama ke puluhan perusahaan memang menghemat waktu, tetapi lamaran menjadi terlihat generik. Perekrut sulit melihat kecocokanmu dengan posisi yang mereka buka.
Sesuaikan setidaknya ringkasan profil, urutan poin pengalaman, dan paragraf motivasi di surat lamaran.
Dokumen Tidak Rapi
- Salah ketik pada nama perusahaan atau posisi.
- Format huruf dan spasi yang tidak konsisten.
- CV terlalu panjang dengan informasi yang tidak relevan.
- Nama file yang tidak jelas, misalnya “dokumen_final_revisi2.pdf”.
Detail seperti ini memberi kesan kurang teliti. Periksa ulang dokumen sebelum dikirim.
Tidak Mengikuti Instruksi
Jika lowongan meminta format subjek tertentu, dokumen tertentu, atau batas waktu tertentu, ikuti dengan tepat. Instruksi sering dibuat untuk menguji ketelitian pelamar.
Panduan lengkap mengirim lamaran via email ada di cara mengirim email lamaran kerja.
Informasi Kontak Salah atau Tidak Aktif
Bayangkan perekrut tertarik pada lamaranmu, tetapi tidak bisa menghubungimu karena nomor telepon salah. Pastikan nomor telepon dan email aktif serta mudah dihubungi.
Periksa juga kotak masuk dan folder spam secara rutin selama masa melamar.
Melebih-lebihkan Kemampuan
Menulis keterampilan yang tidak benar-benar dikuasai berisiko terbongkar saat tes atau wawancara. Lebih baik jujur dan menunjukkan kemauan belajar.
Tuliskan tingkat kemampuan secara wajar dan dukung dengan contoh penggunaan yang nyata.
Melamar Posisi yang Tidak Sesuai
Melamar posisi yang jauh dari kualifikasi hanya akan menghabiskan waktu. Fokuslah pada lowongan yang memang sesuai dengan keterampilan dan rencana kariermu.
Gunakan sumber lowongan yang terpercaya agar waktumu tidak terbuang. Lihat cara mencari lowongan kerja terpercaya.
Tidak Menyiapkan Diri Setelah Melamar
Sebagian pelamar baru mempersiapkan diri setelah dihubungi. Padahal, panggilan tes atau wawancara bisa datang dalam waktu singkat.
- Pelajari profil perusahaan yang sudah kamu lamar.
- Latih perkenalan diri dan jawaban pertanyaan umum.
- Siapkan pakaian dan perangkat untuk wawancara.
- Catat posisi yang kamu lamar agar tidak tertukar.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa panjang CV yang ideal?
Untuk sebagian besar posisi, satu sampai dua halaman sudah cukup selama isinya relevan dan rapi.
Apakah foto wajib dicantumkan di CV?
Tergantung permintaan lowongan. Jika diminta, gunakan foto yang rapi dan profesional.
Bagaimana jika sudah terlanjur mengirim lamaran dengan kesalahan?
Jika kesalahannya kecil, biarkan dan fokus pada persiapan berikutnya. Jika fatal, misalnya salah lampiran, kirim email perbaikan singkat dengan sopan.
Kesimpulan
Kesalahan kecil bisa berdampak besar pada hasil lamaran. Dengan dokumen yang rapi, penyesuaian untuk setiap posisi, dan ketelitian mengikuti instruksi, lamaranmu akan tampil lebih profesional dan meyakinkan.
